Senin, 01 Desember 2008

Demi Masa

Merepih,
bersama keping keping peluh yang menghujam ke bumi

Menderu,
bersama detak nadi yang luruh dalam keruh

Selangkah.....aku tengadah
Menatap senja yang membawa separuh jiwa
Ah.... aku masih disini
Terpotong waktu dan melaju tak menentu
dalam sekat jagat yang semakin berat

Entah kapan akan pergi....
Tapi.... yang jelas aku sekarat
Nanah kesombongan,
darah kenistaan aliri tubuhku bagai parasit .....meradang, .....pilu dan kelu

Selangkah....aku tengadah
Menatap raga yang kian renta

Kemana rumah.....
kemana aku akan berbaring......
dalam asing aku tak bergeming
tak tahu aku
akan kemana aku...
ini hari saja aku belum tahu pasti
padahal...
sebentar lagi aku mati

"by Abu Layali"

Tidak ada komentar: